Mei 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PGAS melalui Anak Usahanya Saka Energi Indonesia akan tambah blok migas

Britama.com – Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melalui anak usahanya, PT Saka Energi Indonesia, akan menambah blok migas melalui akuisisi.

Adapun rencana pengambil alihan aset produksi diharapkan dapat meningkatkan produksi dan reserve. Target blok migas yang akan diakuisisi Saka Energi terletak di dalam negeri, dengan rentang target produksi di angka 15.000-30.000 BOEPD.

Dengan adanya penambahan blok migas, PGAS menargetkan porsi pendapatan dari hulu migas dapat bertambah menjadi sekitar 15% di tahun 2020. Selain itu, pada tahun 2020 Saka Energi mengganggarkan capex sebesar USD280 juta.

Selain untuk akuisisi, capex tersebut dianggarkan untuk pengembangan Lapangan Sedayu, West Pangkah dan juga Tambak Boyo yang akan meningkatkan produksi migas sekitar 5.000-7.000 BOEPD terutama setelah menandatangani kontrak kerja sama Production Sharing Contract (PSC) di Blok Pangkah, Jawa Timur, untuk 20 tahun mulai 8 Mei 2026.

Sementara secara total, pada tahun 2020 PGAS menggangarkan capex sebesar USD700 juta, atau naik sekitar 40% YoY. Hampir 70% capex akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur gas berupa pipa transmisi, distribusi, pipa untuk jaringan pelanggan industri, serta fasilitas small scale LNG Terminal sedangkan sekitar 30% untuk upstream dan non- core business. Adapun, dari USD700 juta tersebut, sebanyak USD300 juta akan dipenuhi dari kas internal, sedangkan sekitar USD400 juta akan memakai pembiayaan eksternal secara project financing.

Related posts