Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

Banner Image

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dilakukan oleh PT BNI Sekuritas (NI), PT Citigroup Sekuritas Indonesia (CG), PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia (CS), PT Mandiri Sekuritas (CC) dan PT UOB Kay Hian Sekuritas (AI) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Temukan Pilihan Terbaikmu!
Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
18 Jun 2021
Masa Penawaran
22 – 24 Jun 2021
Tanggal Penjatahan
25 Jun 2021
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
25 Jun 2021
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
28 Jun 2021

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 3.725.250.000 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp10,- dan Harga Penawaran Rp750,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan seluruhnya, sebagai berikut:

  1. Sekitar 95% untuk pembayaran sebagian pokok utang bank yang dilakukan oleh Perseroan dan/atau Entitas Anak (PT Meares Soputan Mining dan/atau PT Tambang Tondano Nusajaya).
  2. Sisanya akan digunakan Perseroan, PT Meares Soputan Mining dan/atau PT Tambang Tondano Nusajaya, untuk pembiayaan kegiatan operasional dan modal kerja. Bentuk penyaluran dana kepada Entitas Anak akan dilakukan dalam bentuk pinjaman kepada pihak berelasi.

PT Archi Indonesia didirikan pada tanggal 14 September 2010. Kantor pusat PT Archi Indonesia berlokasi di Menara Rajawali, Lantai 19, Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Lot #5.1, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950, Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT Archi Indonesia adalah bergerak dalam bidang pertambangan, jasa, perdagangan dan konstruksi. Saat ini, kegiatan usaha utama ARCI adalah bergerak dalam bidang pertambangan mineral (antara lain, emas dan perak melalui anak usahanya), melakukan investasi pada perusahaan lain; ekspor/impor mineral; dan pemborongan bidang pertambangan umum.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Archi Indonesia dimiliki oleh PT Rajawali Corpora (99,9999%) dan PT Wijaya Anugerah Cemerlang (0,0001%).

Banner Image