Bumi Resource (BUMI) Right Issue atau Penambahan Modal Tanpa HMETD

Britama.com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan Right Issue atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHEMTD). Perseroan akan Menerbitkan saham baru Sebanyak 34.498.048.045 (tiga puluh empat miliar empat ratus sembilan puluh delapan juta empat puluh delapan ribu empat puluh lima) saham Seri C dengan nilai nominal Rp50,00 (lima puluh Rupiah) per saham dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut:

Keterangan
Tanggal
Pelaksanaan PMTHMETD
17 Februari 2022
Pemberitahuan hasil pelaksanaan PMTHMETD
21 Februari 2022

Seluruh saham baru tersebut yang akan diterbitkan dalam PMTHMETD akan diambil bagian oleh pemegang OWK (Obligasi Wajib Konversi) terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK.

PMTHMETD akan dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp73 (Tujuh puluh tiga Rupiah) per saham yang merupakan harga konversi OWK yang berlaku terhadap pelaksanaan hak konversi OWK tersebut.

Setelah pelaksanaan PMTHMETD yang mana akan menerbitkan saham baru dengan jumlah sebanyak 34.498.048.045 (tiga puluh empat miliar empat ratus sembilan puluh delapan juta empat puluh delapan ribu empat puluh lima) saham Seri C, Maka Rincian Modal Saham yang ditempatkan dan Modal disetor yaitu

Jenis Saham
Jumlah Saham (Lembar)
Saham Seri A
20.773.400.000
Saham Seri B
53.501.346.007
Saham Seri C
34.498.048.045
Total Saham
108.772.794.052

Pada Laporan Q3 2021, Total Aset Bumi Sebesar USD3,702 miliar meningkat dari Aset pada tahun 2020 yaitu sebesar USD3,43 miliar. Dan Utang Perseroan meningkat dari USD3,29 miliar pada tahun 2020 menjadi USD3,42 miliar. Sementara Modal Pemilik Entitas Induk masih mengalami Defisit sebesar USD514,65 juta, Menurun dari USD598,81 juta pada tahun 2020. Dan Modal Kepentingan Nonpengali mengalami peningkatan dari USD731,45 juta menjadi USD794,83 juta.

Kinerja BUMI pada Q3 2021 membukukan pertumbuhan positif dengan mencetak laba bersih sebesar USD63,70 juta, sementara pada Q3 2020 mengalami kerugian sebesar USD137,25 juta. Sementara Penjualan Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 13,32% menjadi USD666,18 juta pada Q3 2021, dari USD587,89 juta pada Q3 2020.