Marketing Sales Puradelta Lestari (DMAS) mencapai 88% dari target pada tahun 2021

Britama.com – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) telah meraih Marketing Sales pada tahun 2021 sebesar Rp1.76 triliun. Marketing Sales pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar sebesar 26,36% bila dibandingkan dengan marketing sales pada tahun 2020 yaitu sebesar Rp2,36 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh pandemi covid-19 yang mencapai puncak di 2021.

Marketing Sales di 2021 yaitu sebesar Rp1,76 triliun, mencapai 88% dari target DMAS yaitu sebesar Rp2 triliun pada tahun 2021.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Perseroan, Tondy Suwanto, mengatakan bahwa tahun 2021 merupakan tahun yang cukup baik, namun juga menantang bagi penjualan lahan industri. “Di awal tahun 2021, walaupun masih di tengah situasi pandemi, permintaan akan lahan industri cukup tinggi, khususnya permintaan dari sektor data center,” kata Tondy Suwanto.

“Namun kemudian kita dihadapkan kembali kepada gelombang kedua pandemi di semester kedua, yang bahkan lebih parah daripada sebelumnya, yang berakibat pada makin ketatnya pembatasan mobilitas domestik maupun internasional, dan juga berimbas kepada tertundanya beberapa proses transaksi jual beli lahan industri,” jelas Tondy Suwanto.

“Meskipun adanya proses-proses yang tertunda akibat pengetatan mobilitas di tahun 2021, kami meyakini bahwa transaksi yang tertunda tersebut dapat diselesaikan di tahun 2022 ini,” kata Tondy Suwanto.

Sektor otomotif dan sektor data center merupakan kontributor utama dari penjualan 62,5 hektar lahan industri Perseroan, Di samping pengembangan kawasan industri, Perseroan juga mengembangkan kawasan hunian dan komersialnya. Di tahun 2021, penjualan lahan hunian memberikan kontribusi terhadap marketing sales Perseroan, di samping penjualan produk rumah tapak dari kluster Naraya Park maupun kluster lainnya. Di samping itu, Perseroan juga berhasil menjual lahan-lahan komersial kepada para pemilik usaha yang tentunya akan semakin mewarnai dinamika kehidupan sosial para penghuni, pengunjung, maupun pekerja di kawasan Kota Deltamas.