Laba bersih Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 36,66% 2021

Britama.com – Pada laporan keuangan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tahun 2021 membukukan kinerja yang kurang bagus dengan laba bersih menurun sekitar 36,66% menjadi Rp117,67 miliar atau Rp13,12 per saham bila dibandingkan dengan laba bersih pada tahun sebelumnya yaitu Rp185,77 miliar atau Rp20,71 per saham.

Walaupun kinerja Perseroan menurun pada tahun 2021, akan tetapi pendapatan pokok masih mengalami peningkatan dari Rp16,54 triliun menjadi Rp17,81 triliun atau naik 7,68%.

Selanjutnya, Infrastruktur dan Gedung memberikan kontributor terbesar kepada Pendapatan pokok Perseroan yaitu pada tahun 2020 dan 2021 masing-masing sebesar Rp9,43 triliun dan Rp8,49 triliun, selain itu antara lain :

  • Industri – Rp4,60 triliun dan Rp5,06 triliun.
  • Energi dan Industrial Plant – Rp3,31 triliun dan Rp2,45 triliun.
  • Realty dan Properti – Rp457,89 miliar dan Rp533,05 miliar.
  • Investasi – Rp6,60 miliar dan -.

Sementara itu beban pokok Perseroan meningkat dari Rp15,01 triliun menjadi Rp16,12 triliun, sedangkan beban usaha Perseroan menurun dari Rp0,89 triliun menjadi Rp0,79 triliun dan beban lain Perseroan menurun dari Rp2,37 triliun menjadi Rp1,06 triliun, serta Beban keuangan Perseroan menurun sedikit dari Rp1,22 triliun menjadi Rp1,16 triliun.

Pendapatan lain Perseroan pada tahun 2021 dan 2020 cukup besar yaitu masing-masing sebesar Rp1,28 trilun dan Rp3,20 triliun. Pendapatan lain terbesar berasal dari Pemulihan penurunan nilai aset.

Total aset Perseroan pada tahun 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp69,39 triliun dan Rp68,11 triliun, kas dan setara kas Perseroan yaitu pada tahun 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp6,98 triliun dan Rp14,95 triliun. Total Liabilitas Perseroan yaitu Rp51,95 triliun dan Rp51,45 triliun.

Laporan WIKA tahun 2021 selengkapnya