Rincian Penawaran Umum Perdana (IPO) PT Murni Sadar Tbk (MTMH) dan Jadwal Tentative

Britama.com – PT Murni Sadar Tbk (MTMH) didirikan pada tanggal 1 September 2010 dan berkedudukan di Medan, Perseroan merupakan penyedia layanan kesehatan dengan fokus pada bidang onkologi dan kardiovaskuler serta pusat pendidikan kesehatan. Pada saat ini Murni Sadar memiliki 5 rumah sakit di Medan, Jakarta, Bali dan Tangerang dan mengoperasikan 1 rumah sakit di Medan dengan menggunakan metode kerja sama operasional.

Rumah sakit-rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Hospital, Rumah Sakit Aminah, Rumah Sakit Murni Teguh Sudirman, Rumah Sakit Ibu dan Anak Rosiva, Rumah Sakit Murni Teguh Bali, dan Rumah Sakit Murni Teguh Methodist Susanna Wesley. Secara total, kapasitas yang dioperasikan perseroan mencapai 858 jumlah tempat tidur.

Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (IPO / Initial Public Offering) ini, Perseroan secara bersamaan akan menerbitkan Sebanyak-banyaknya 254.022.800 saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru, dengan nilai nominal Rp100 setiap saham (”Saham Yang Ditawarkan”) atau mewakili sebanyak-banyaknya 12,28% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum, yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan Harga Penawaran berkisar antara sebesar Rp1.180 sampai Rp1.480 setiap saham, yang harus tersedia dananya sesuai dengan jumlah pemesanan yang dilakukan melalui Sistem Penawaran Umum Elektronik. Jumlah Penawaran Umum adalah sebanyak-banyaknya Rp375.953.744.000.

Dan Berikut ini adalah Jadwal Sementara atau Tentative IPO yaitu antara lain

Keterangan
Tanggal
Masa Penawaran Awal
24-30 Maret 2022
Perkiraan Tanggal Efektif
11 April 2022
Perkiraan Masa Penawaran Umum
13-18 April 2022
Perkiraan Tanggal Penjatahan
18 April 2022
Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik
19 April 2022
Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
20 April 2022

Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini setelah dikurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan untuk:

  1. Sekitar Rp181.000.000.000 (seratus delapan puluh satu miliar Rupiah) akan digunakan oleh Perseroan untuk yaitu
    • Sekitar Rp20.000.000.000 untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha, antara lain namun tidak terbatas untuk renovasi bangunan serta pembelian peralatan dan perlengkapan medis untuk rumah sakit baru di Bandung dengan nama Rumah Sakit Murni Teguh Bandung.
    • Sekitar Rp161.000.000.000 akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran utang usaha, pembelian persediaan berupa barang-barang yang digunakan dalam proses pemberian layanan kesehatan di rumah sakit seperti obat, alat kesehatan dan bahan konsumsi, dan pembayaran biaya sewa untuk gedung Rumah Sakit Murni Teguh Bandung.
  2. Sisanya akan dipinjamkan kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Murni Sadar Kasih Abadi (MSKA), dengan rincian sebagai berikut:

    • Sekitar Rp43.890.810.444 untuk melunasi seluruh pokok pinjaman MSKA dari Bank BCA
    • Sekitar Rp30.000.000.000 untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha MSKA, termasuk namun tidak terbatas untuk pembangunan lanjutan atas Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali yang telah memulai kegiatan operasional tahap awal pada tanggal 12 Desember 2021 serta pembangunan rumah sakit baru di Pematang Siantar dengan nama Rumah Sakit Murni Teguh Pematang Siantar. Meskipun Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali telah beroperasi sejak tanggal 12 Desember 2021, beberapa bagian dari rumah sakit Perseroan di Bali masih dalam tahap pembangunan, dan diperkirakan akan selesai sepenuhnya pada tahun 2022. Sementara untuk Rumah Sakit Murni Teguh Pematang Siantar, Perseroan sudah memulai konstruksi sejak tahun 2021 dan diperkirakan akan memulai kegiatan operasional tahap awal pada kuartal 4 tahun 2022 dan seluruh pekerjaan pembangunan diperkirakan akan selesai pada tahun 2023.
    • Sisanya untuk kebutuhan modal kerja, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran utang usaha, pembelian persediaan berupa barang-barang yang digunakan dalam proses pemberian layanan kesehatan di rumah sakit seperti, obat, alat kesehatan dan bahan konsumsi serta pembayaran biaya sewa untuk gedung tambahan Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali dan gedung tambahan Rumah Sakit Murni Teguh Pematang Siantar.

Sepanjang 10 bulan pada tahun 2021, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp123,41 miliar, melesat dari tahun sebelumnya yaitu Rp29,12 miliar. Dan pendapatan Perseroan meningkat dari Rp471,17 miliar menjadi Rp848,37 miliar.

Aset Perseroan pada 31 Oktober 2021 dan tahun 2020 masing-masing sebesar Rp1,39 triliun dan Rp714,44 miliar, sedangkan total liabilitas yaitu masing-masing sebesar Rp636,36 miliar dan Rp755,14 miliar.