Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC)

Banner Image

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC) dilakukan oleh PT Elit Sukses Sekuritas (SA) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Perdana Saham ini.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
25 Jul 2022
Masa Penawaran
27 – 29 Jul 2022
Tanggal Penjatahan
29 Jul 2022
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
01 Ags 2022
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
02 Ags 2022

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 150.000.000 lembar saham baru sebanyak 20,00% modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham, dengan Nilai Nominal Rp25,- dan Harga Penawaran Rp135,- per saham.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang terkait dengan Penawaran Umum akan digunakan seluruhnya, sebagai berikut:

  1. Sekitar 75,17% atau Rp13.850.000.000,- untuk pembelian kendaraan truk bekas dari PT Merdeka Panji Mulia (afiliasi, pemegang saham sama yakni PT Gelora Rimba Jaya), yang terdiri dari tronton loss bak Isuzu sebanyak 3 unit, tronton loss bak Hino sebanyak 12 unit, tronton dump Hino sebanyak 2 unit, trailer loss bak Hino sebanyak 3 unit, trailer tangki Hino sebanyak 2 unit dan tronton tangki Isuzu sebanyak 5 unit;
  2. Sekitar 9,22% untuk modal kerja atau operational expenditure (OPEX) Perseroan dalam rangka mendukung kegiatan usaha Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada pembayaran biaya gaji pengemudi, biaya solar dan tol;
  3. Sekitar 7,59% untuk pembelian persediaan suku cadang dari pihak ketiga yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan mempertimbangkan harga dan ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan oleh Perseroan;
  4. Sekitar 2,99% atau sekitar Rp550.800.000,- untuk pembayaran angsuran sewa lahan parkir baru selama 2 tahun kepada PT Cibinong Center Industrial Estate;
  5. Sekitar 2,20% untuk biaya balik nama 27 armada truk yang dibeli dari hasil penawaran umum yakni sekitar Rp351.000.000,- dan digunakan untuk biaya KIR 27 unit armada truk yang dibeli dari hasil penawaran umum yakni sekitar Rp54.000.000,-;
  6. Sekitar 1,70% untuk pembangunan fasilitas penunjang lahan parkir baru berupa pagar, jalan masuk, pos keamanan, pengerasan area parkir serta pemasangan instalasi listrik maupun saluran air dengan biaya sekitar Rp314.200.000,-. Terkait rencana pembangunan fasilitas penunjang lahan parkir baru, Perseroan akan menunjuk kontraktor yang berasal dari pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan dengan mempertimbangkan kesesuaian spesifikasi, biaya yang ditawarkan serta kecepatan proses pengerjaan. Perseroan menargetkan proses pembangunan selama kurang lebih 1 bulan sejak dana hasil Penawaran Umum diterima oleh Perseroan;
  7. Sekitar 0,37% untuk pembelian alat GPS (Global Positioning System) untuk 27 unit truk dengan pihak ketiga, yaitu PT Easygo Indonesia; dan
  8. Sekitar 0,76% untuk pembayaran asuransi TLO (Total Loss Only) untuk 27 unit truk dengan pihak ketiga, yaitu PT Asuransi Sinar Mas sebesar Rp139.535.000,-.

PT Utama Radar Cahaya didirikan pada tanggal 29 Maret 2012. Kantor pusat PT Utama Radar Cahaya berlokasi di Gedung STC Senayan, Lantai 2, Ruang 38, Jl. Asia Afrika Pintu IX Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10270, Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT Utama Radar Cahaya adalah bergerak dalam bidang jasa pengangkutan transportasi. Saat ini, kegiatan utama RCCC adalah begerak dalam bidang jasa pengurusan transportasi dan kegiatan usaha penunjang aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, angkutan bermotor untuk barang umum dan aktivitas pendidikan lain nya swasta.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Utama Radar Cahaya dimiliki oleh PT Gelora Rimba Jaya (97,40%) dan Adhitya Chandra Wijaya (2,60%).

×
Temukan Pilihan Terbaikmu!
Temukan Pilihan Terbaikmu!
Temukan Pilihan Terbaikmu!
Banner Image