Sejarah dan Profil Singkat AMMS (Agung Menjangan Mas Tbk)

britama.com, Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) didirikan dengan nama PT Cosmopolitan Electric pada tanggal 09 Agustus 2007 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017. Kantor pusat Agung Menjangan Mas Tbk berlokasi di Generali Tower Grand Rubina Business Park Lt.20 C, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan 12940 – Indonesia.

Telp: (+62-21) 2902-3178 (Hunting), Fax: (+62-21) 2902-3180.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Agung Menjangan Mas Tbk (04-Ags-2022), yaitu: PT Mandara Mas Semesta, dengan persentase kepemilikan sebesar 79,82%.

Pihak pengendali dan pemilik manfaat sebenarnya (ultimate beneficial owner) Agung Menjangan Mas Tbk adalah Bapak Hartono Limmantoro.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan AMMS adalah bergerak dalam bidang sarana produksi budidaya ikan air payau, jasa pasca panen budidaya ikan air payau, penyiapan lahan dan real estatet yang dimiliki sendiri atau disewa. Saat ini, kegiatan usaha utama AMMS adalah bergerak dalam bidang jasa persiapan kolam, jasa panen, jasa pasca panen dan jasa pemeliharaan sarana dan prasarana kolam tambak dan penyewaan tanah dan gedung.

Pada tanggal 27 Juli 2022, AMMS memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham AMMS (IPO) kepada masyarakat sebanyak 240.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50,- per saham dengan harga penawaran Rp100,- per saham disertai dengan Waran Seri I sebanyak 336.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp100,- per saham. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 04 Agustus 2022.

Tercatat di Papan Akselerasi

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana @ Rp100,-
240.000.000
04-Ags-2022
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
960.000.000
04-Ags-2022
Nama
Jabatan
Chan Pik Yan Komisaris Utama
Arie Yuriwin Komisaris Independen
Rokhmin Dahuri Komisaris Independen
 
Hartono Limmantoro Direktur Utama
Mochammad Filhasny Yunus Direktur
Belum memilik anak usaha
Belum bagi dividen