Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI)

Banner Image

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) dilakukan oleh PT Artha Securities Indonesia (SH) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan selaku Penjamin Emisi Efek menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Perdana Saham ini.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Temukan Pilihan Terbaikmu!
  • 27 Juni 2023: Tanggal Efektif
  • 04 – 06 Juli 2023: Masa Penawaran
  • 06 Juli 2023: Tanggal Penjatahan
  • 07 Juli 2023: Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
  • 10 Juli 2023: Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I Pada Bursa Efek Indonesia
  • 10 Juli 2023 – 04 Juli 2026: Periode Perdagangan Waran Seri I di pasar Reguler & Negosiasi
  • 10 Juli 2023 – 08 Juli 2026: Periode Perdagangan Waran Seri I di pasar Tunai
  • 08 Januari 2024 – 09 Juli 2024: Periode Pelaksanaan Waran Seri I
  • 09 Juli 2024: Tanggal Akhir Masa Berlaku Waran Seri I

PT Widiant Jaya Krenindo menawarkan sebanyak 400.000.000 lembar saham baru atau sebanyak 25,00% dari jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan Nilai Nominal Rp5,- dan Harga Penawaran sebesar Rp100,- per saham. Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak Rp40.000.000.000,-.

Selain itu, PT Widiant Jaya Krenindo juga akan menerbitkan sebanyak 420.000.000 lembar Waran Seri I dengan rasio pembagian setiap pemegang 20 saham baru berhak atas 21 Waran Seri I, dimana setiap 1 waran memberikan hak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp120,- per saham. Nilai hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp50.400.000.000,-.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang terkait dengan Penawaran Umum seluruhnya akan digunakan oleh PT Widiant Jaya Krenindo untuk, antara lain:

  1. Sekitar 58,36% atau sekitar Rp 22,2 miliar untuk pembelian alat berat dari pihak ketiga dalam rangka menambah kapasitas dan diversifikasi bisnis penyewaan alat berat Perseroan dengan rincian sebagai berikut:

    • 1 unit Excavator (merek Kobelco) kapasitas 50 Ton
    • 1 unit Excavator (merek Kobelco) kapasitas 200 Ton
    • 3 unit Rough Terrain Crane (merek Kobelco/Kato/Tadano) kapasitas 25 Ton
    • 1 unit Rough Terrain Crane (merek Kobelco/Kato/Tadano) kapasitas 35 Ton
    • 1 unit Rough Terrain Crane (merek Kobelco/Kato/Tadano) kapasitas 50 Ton
    • 1 unit Rough Terrain Crane (merek Kobelco/Kato/Tadano) kapasitas 60 Ton
    • 1 unit Loader Crane (merek Kobelco/Kato/Tadano) kapasitas 8 Ton
    • 2 unit (merek Genie/Zoomlion) Scissor Lift
  2. Sisanya untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran gaji karyawan, tunjangan karyawan, serta untuk modal kerja berupa gaji operator, biaya pemeliharaan alat berat, biaya overhaul terhadap komponen di dalam mesin alat berat, biaya overtime, biaya mobilisasi-demobilisasi alat berat/crane, biaya transportasi, dan lain-lain.

Sedangkan dana yang akan diperoleh Perseroan dari hasil pelaksanaan Waran Seri I akan dialokasikan untuk modal kerja yaitu untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari.

PT Widiant Jaya Krenindo didirikan pada tanggal 13 Agustus 2016 dan berlokasi di Ruko Golden Square Blok GS No. 2, Jl. Ciater Raya, Kel. Mekarjaya, Kec. Serpong, Tangerang Selatan, Banten 15321, Indonesia. Saat ini, fokus utama PT Widiant Jaya Krenindo adalah jasa sewa alat berat (Rough Terrain Crane, Mobile crane, Loader Crane dan Excavator) beserta operator.

Sebelum Penawaran Umum Perdana (IPO), saham PT Widiant Jaya Krenindo dimiliki oleh Bernard Widianto (77,03%), Yanto Tene (6,30%), Hendry Widjaja (5,83%), Tomas Gunawan (5,42%) dan Godevin (5,42%).

Banner Image