Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO)

Temukan Pilihan Terbaikmu!
Temukan Pilihan Terbaikmu!
Temukan Pilihan Terbaikmu!

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) dilakukan oleh PT UOB Kay Hian Sekuritas (AI) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Perdana Saham ini.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

  • 29 Desember 2023: Efektif
  • 03 – 09 Januari 2024: Masa Penawaran Umum
  • 09 Januari 2024: Tanggal Penjatahan
  • 10 Januari 2024: Distribusi Saham dan Waran Seri I Secara Elektronik
  • 11 Januari 2024: Pencatatan Saham dan Waran Seri I di BEI
  • 06 Januari 2026: Akhir Perdagangan Waran Seri I Pasar Reguler & Negosiasi
  • 08 Januari 2026: Akhir Perdagangan Waran Seri I Pasar Tunai
  • 11 Juli 2024 – 09 Januari 2026: Masa Pelaksanaan Waran Seri I
  • 09 Januari 2026: Akhir Masa Berlaku Waran Seri I

PT Samcro Hyosung Adilestari menawarkan sebanyak 693.828.000 lembar saham baru Seri A atau sebanyak 20,00% dari jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan Nilai Nominal Rp20,- dan Harga Penawaran sebesar Rp108,- per saham. Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak Rp74.933.424.000,-.

Selain itu, PT Samcro Hyosung Adilestari juga akan menerbitkan sebanyak 231.276.000 lembar Waran Seri I dengan rasio pembagian setiap pemegang 3 saham baru berhak atas 1 Waran Seri I, dimana setiap 1 waran memberikan hak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp186,- per saham. Nilai hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp43.017.336.000,-.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang terkait dengan Penawaran Umum akan digunakan seluruhnya oleh PT Samcro Hyosung Adilestari untuk, sebagai berikut:

  1. Sekitar 30,00% untuk pembelian mesin yaitu: 60,00% pembelian mesin dalam rangka pengembangan produk baru dan 40,00% pembelian mesin dalam rangka peningkatan dan otomatisasi proses produksi.
  2. Sekitar 9,84% untuk membayar sebagian utang pokok pinjaman Dollar AS dari PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk (SDRA) sedangkan bunga dari utang pinjaman telah dibayarkan Perusahaan setiap bulan menggunakan kas Perusahaan.
  3. Sekitar 15,00% yang terdiri dari 80,76% untuk sewa gudang dan kantor di Jawa Tengah dan Jawa Timur dan 19,24% untuk membeli kendaraan operasional dan peralatan gudang dan kantor di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
  4. Sisanya untuk modal kerja, termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan membiayai kegiatan operasional seperti biaya marketing, biaya SDM, biaya promosi, biaya desain kemasan, biaya perbaikan, pemeliharaan mesin dan bangunan, serta biaya overhead pabrik.

Sedangkan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran akan digunakan untuk modal kerja, termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan membiayai kegiatan operasional seperti biaya marketing, biaya SDM, biaya promosi, biaya desain kemasan, biaya perbaikan, pemeliharaan mesin dan bangunan, serta biaya overhead pabrik.

PT Samcro Hyosung Adilestari didirikan pada tanggal 21 Juli 1989 dan berlokasi di Jl. Raya Serang KM 17,2 Desa Bojong, Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, Prov. Banten 15710, Indonesia. Saat ini, kegiatan utama PT Samcro Hyosung Adilestari adalah industri dan perdagangan Hook dan Loop.

Sebelum Penawaran Umum Perdana (IPO), saham PT Samcro Hyosung Adilestari dimiliki oleh Chung Tae Sung (98,01%), Lee Mi Hyun (0,69%), Hwang Tae Hyun (0,60%), Hwang Chihoen (0,60%) dan Lim Sung Pil (0,10%).