Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK)

Temukan Pilihan Terbaikmu!
Temukan Pilihan Terbaikmu!
Temukan Pilihan Terbaikmu!

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) dilakukan oleh PT MNC Sekuritas (EP) dan PT Erdikha Elit Sekuritas (AO) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Perdana Saham ini.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

  • 30 Januari 2024: Efektif
  • 01 – 05 Februari 2024: Masa Penawaran Umum
  • 05 Februari 2024: Tanggal Penjatahan
  • 06 Februari 2024: Distribusi Saham dan Waran Seri I Secara Elektronik
  • 07 Februari 2024: Pencatatan Saham dan Waran Seri I di BEI
  • 03 Februari 2025: Akhir Perdagangan Waran Seri I Pasar Reguler & Negosiasi
  • 05 Februari 2025: Akhir Perdagangan Waran Seri I Pasar Tunai
  • 07 Agustus 2024 – 06 Februari 2025: Masa Pelaksanaan Waran Seri I
  • 06 Februari 2025: Akhir Masa Berlaku Waran Seri I

PT Topindo Solusi Komunika Tbk menawarkan sebanyak 875.000.000 lembar saham baru atau sebanyak 20,00% dari jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan Nilai Nominal Rp10,- dan Harga Penawaran sebesar Rp125,- per saham. Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak Rp109.375.000.000,-.

Selain itu, PT Topindo Solusi Komunika Tbk juga akan menerbitkan sebanyak 262.500.000 lembar Waran Seri I dengan rasio pembagian setiap pemegang 10 saham baru berhak atas 3 Waran Seri I, dimana setiap 1 waran memberikan hak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp145,- per saham. Nilai hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp38.062.500.000,-.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang terkait dengan Penawaran Umum akan digunakan seluruhnya oleh PT Topindo Solusi Komunika Tbk untuk, sebagai berikut:

  1. Sekitar 40% untuk keperluan sebagai berikut:
    • Sekitar 76,18% untuk modal kerja berupa pembelian persediaan produk digital seperti Produk Telekomunikasi, Voucher Game, Token, dan Payment Point Online Bank (PPOB);
    • Sekitar 23,82% untuk pengembangan sistem IT (hardware dan software).
  2. Sekitar 9,53% untuk entitas anak, yaitu PT Topindo Niaga Nusantara, dalam bentuk penyetoran modal, yang digunakan oleh PT Topindo Niaga Nusantara untuk keperluan modal kerja berupa pembelian persediaan produk retail PT Topindo Niaga Nusantara.
  3. Sekitar 50,47% untuk entitas anak, yaitu PT Topindo Ikon Properti, dalam bentuk penyetoran modal, yang digunakan oleh PT Topindo Ikon Properti untuk keperluan sebagai berikut:
    • Akuisisi properti berupa tanah dan bangunan dari Seiko Manito (pihak terafiliasi). Dengan luas tanah kurang lebih 7.452 m2 dan luas bangunan kurang lebih 6.562 m2 yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro No. 19, RT 051, RW 016, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang, Kalimantan Barat.
    • Keperluan modal kerja PT Topindo Ikon Properti seperti pembayaran biaya operasional PT Topindo Ikon Properti seperti beban gaji, beban keamanan, dan beban umum dan administrasi.

Sedangkan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran akan digunakan untuk modal kerja perusahaan yaitu untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari, antara lain namun tidak terbatas untuk pembelian persediaan, pembayaran gaji karyawan, pengembangan sistem IT, dan biaya umum operasional.

PT Topindo Solusi Komunika Tbk didirikan pada tanggal 21 Maret 2018 dan berlokasi di Jalan P. Diponegoro No. 19, Kel. Pasiran, Kec. Singkawang Barat, Kota Singkawang, Prov. Kalimantan Barat 79123, Indonesia. Saat ini, kegiatan utama PT Topindo Solusi Komunika Tbk adalah penjualan produk digital, layanan solusi pembayaran dan online-to-offline (O2O) platform dengan nama "topindoku".

Sebelum Penawaran Umum Perdana (IPO), saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk dimiliki oleh Seiko Manito (67,72%), Ket Cung (8,49%), Deden Hendra Permana (8,49%), Ramadhona (6,45%), Robi Cahyadi (4,80%), PT Topindo Media Investama (2,49%), PT Centra Sumber Rejeki (1,25%) dan Mutsabbit Firas (0,31%).